Showing posts with label Catch and Release. Show all posts
Showing posts with label Catch and Release. Show all posts

Back To The Strikes at Monstero Pond

Sesuai judul diatas, posting saya kali ini cerita mancing di kolam CnR Monstero Pond yang sudah ramai dengan strike. Sebelumnya saya dulu pernah mengalami 'illfeel' untuk memancing di Monstero Pond karena strike rate yang sangat rendah, tapi sekarang ternyata Monstero Pond sudah mulai seru buat dijadikan destinasi mancing dengan target ikan-ikan besar.

Diawali dengan info dari beberapa teman yang bercerita bahwa kolam CnR Monstero Pond ditutup selama kurang lebih 2 bulan untuk renovasi dan perbaikan-setting ulang kolam, akhirnya beberapa waktu lalu saya putuskan untuk mencoba mancing lagi di Monstero Pond. Sesampainya di lokasi langsung daftar dan bertemu pengurus kolam yang nampak ramah melayani dan mengajak ngobrol kita para pemancing.

Memilih saung agak pojok, saya mulai dengan mancing dasaran tanpa timbal/timah plus satu kail barbles. Sengaja dasaran dulu karena saya sembari menyiapkan piranti baitcasting yang baru saja miliki. Tidak seberapa lama kenur sudah mengencang dan STRIKE!

seekor bawal yang menyambar umpan daging ayam fillet. Dalam tempo 10 menit tackle spinning dengan set dasaran saya sudah disambar 2 ekor bawal, dan ketika saya putuskan untuk memulai casting dengan BC ternyata masih diberi hadiah strike seekor ikan aligator atau sepatula. Lumayan tarikannya, meski sepatula-nya agak pasrah, hehehhee.

 

Dengan set lure yang baru saya punyai seperti lure Yozuri L-Minnow, Rapala Ultra Light Crank, Rapala Rattlin 4cm, Bugeye, saya mulai casting dan belum berasa sambaran satupun, hanya beberapa senggolan lure pada badan ikan. Memang sebenarnya saya sudah tahu bahwa di Monstero Pond ikannya rada susah untuk di casting, tapi justru itulah tantangannya, sekaligus saya berlatih membangun mental casting saya.

Sembari memutari kolam, berganti lure, tak terasa 3 1/2 jam sudah saya casting. Strike hanya sekali pada permukaan air yang nampaknya adalah ikan Sepatula yang menyambar lure saya, sayang sekali akhirnya terlepas karena hook up tidak pas. Memang seharusnya kalau yang menyambar lure adalah ikan sepatula lure dibiarkan dulu sampai terasa dibawa beberapa saat baru digentak, karena mulut ikan sepatula yang mirip buaya (panjang, rada pipih dan keras) jadi kalau langsung digentak sudah pasti 75% treble hook gagal nyangkut di mulut ikan ini.

Lanjut ke cerita mancing saya, akhirnya saya putuskan mengistirahatkan tangan karena terasa mulai pegal. Lure saya lepaskan dari tackle casting dan saya pasangkan 1 buah kail dengan tanpa timah/pemberat. Pikiran saya saat itu adalah mencoba target ikan Red Tail Catfish (RTC), dengan umpan cacing yang dipasang di kail secara bergerombol. Teknik untung-untungan itu saya coba di spot paling pojok saung, taruh agak ke pinggir kolam dan mengulur kenur agak menjauh ke seberang kolam.

Benar saja hanya ditinggal whatsapp'an sebentar kenur langsung 'ngacir', SYUTTTT,, tarikannya terasa pelan, dalam hati saya yakin ini dia target yang saya cari. Kencangkan drag reel BC, GENTAKKK!!! Yapp STRIKE!!!
Rod baitcasting Nemesis langsung melengkung cantik sementara reel Seahawk Bass Infinity tak kuasa menahan laju ikan. Sedikit-sedikit drag saya kencangkan, karena line yang saya pakai hanya braided rating PE1.5 dengan leader 15lbs.

Fight selama 15 menit akhirnya sang buruan menyerah dan langsung diserok oleh kedi. Wow, benar saja Red Tail Catfish berukuran lumayan yang berhasil landed. Karena tidak ada timbangan, saya kira-kira saja ya, mungkin sekitar 5-6Kg. Foto-foto sebentar, mulut ikan yang bekas tertancap kail disemprot 'obat' habis itu saya release kembali.
Karena masih belum terbiasa strike dengan tackle BC, langsung tangan ini terasa gemetar. Maklum masih awam pakai BC, hehehehe *alesan ;p  Karena jam sudah menunjukkan pukul 17.30, pertanda setengah jam lagi Monstero Pond akan tutup, saya putuskan beberes barang bawaan dan kembali melemparkan umpan bola cacing ke tengah kolam.

Perlengkapan sudah hampir beres dirapihkan, tackle BC saya ambil untuk dibereskan juga, eh ternyata terasa ada ikan yang nyangkut di ujung kail sana. Gentak sedikit, ikan langsung ngebut lari, wah ikan bawal nih. Tarik menarik selama 10 menit, ikan masih kuat aja perlawanannya, sampai akhirnya ekor merah menyembul dari permukaan kolam, Wah RTC lagi!

Agak hati" nyeret ke pinggir kolam, RTC berhasil di serok sama kedi lagi. RTC kedua nih,, mantapsss,,  tarikannya mantap sangat.
Dengan hati puas saya akhirnya pulang, meskipun hasil casting belum strike satupun, tapi strike 2 ekor RTC cukup menghibur hati ini. Thanks to Monstero Pond, semoga next makin lebih baik lagi, ikan-ikannya ditambah lagi dan kolam kecilnya yang di pojok diisikan toman biar bisa dipakai khusus buat casting.

The Westlake Resto, Bisa Makan Enak dan Mancing Banyak!!

Saya sangat amat bersyukur pekerjaan yang saya lakoni bisa menambah daftar cerita mancing saya di kota-kota lain seperti di Jogjakarta beberapa waktu yang lalu. Perjalanan dinas saya saat itu sudah saya rencanakan dengan mengunjungi sebuah tempat pemancingan CnR bernama kolam Tirto Raharjo.

Tirto Rahajo merupakan salah satu destinasi mancing yang seru di kota Pelajar. Kolam yang dikenal dengan ikan Bawal ukuran raksasa itu mempunyai 2 sistem mancing, yaitu Galatama dan CnR. Namun apa daya ketika sehabis makan siang saya kelokasi kolam pancing Tirto Raharjo, sedang tidak ada jadwal untuk mancing CnR. Sial memang, tapi berkat info petugas kolam Tirto Raharjo, saya mendapatkan satu tempat mancing yang tidak kalah asyiknya, yaitu The Westlake Resto.

Saya pada saat itu langsung bergegas menuju The Westlake Resto, sesampainya disana ternyata The Westlake Resto pada hari itu adalah pembukaan hari pertama. Suasana The Westlake Resto sangat nyaman, indah, dan posisinya didekat sebuah danau kecil yang disusun sangat apik dengan saung-saung makan dipinggir danau.

The Westlake Resto, Jogjakarta

Beruntung saya mendapatkan saung paling ujung, karena saya senang dengan suasana yang tidak terlalu ramai dan teduh (saung pojok lumayan teduh). Usai memesan satu buah kelapa muda, saya langsung menyiapkan tackle pancing saya. Sejauh mata memandang tidak terlihat ada banyak ikan kecuali deretan ikan nila dipinggir-pinggir kolam. Bermodal pelet mede, saya lemparkan umpan ke tengah kolam dan baru saja umpan tenggelam kenur pancing sudah menegang. STRIKE!! sumpah ini strike pertama saya yang amat cepat, hanya dalam hitungan detik umpan dilemparkan sudah langsung strike.

Strike Bawal di kolam The Westlake Resto

Perlahan saya gulung reel, dan muncul seekor bawal lumayan besar. Wah, bawal rupanya. pelan-pelan saya release, kemudian langsung pasang umpan lagi. Lemparan kedua masih sama seperti yang pertama, masih dalam hitungan detik umpan dilempar saya sudah langsung strike lagi. Ganassss..

Bawal hasil strike di kolam The Westlake Resto

Begitu sampai berkali-kali saya lemparkan umpan selalu strike dengan cepat, dan selalu bawal yang mengembat umpan saya. Sampai akhirnya umpan mede yang saya habis dan saya coba ganti dengan kelapa muda, ternyata masih strike juga. Sepertinya ikan di kolam The Westlake Resto ini memang ganas dan banyak jumlahnya. Sayang sekali saya saat itu tidak membawa lure, sehingga tidak bisa merasakan ganasnya bawal-bawal The Westlake Resto yang ganas. Total saya strike 15 ekor ikan lebih.

Total jendral yang saya keluarkan hanya sebesar 60rb, dan itu hanya untuk membayar makan dan minuman saya saja, sedangkan untuk mancing CnR-nya nol biaya alias GRATISSSS. Keren memang The Westlake Resto, tahu benar bagaimana menyenangkan hati pengunjung yang doyan mancing, hehehhee.






Kolam CnR Rawakalong Casting Ground (RCG)

Pengalaman mancing saya kian bertambah dengan berkunjung ke sebuah lokasi pemancingan yang alami bernama Rawakalong Casting Ground atau biasa disebut RCG. Mengambil lokasi di kawasan terpencil, Gunung Sindur, Rawakalong Casting Ground mengusung konsep mancing casting dan sistem Catch n Release / CnR.

Mancing CnR di Rawakalong Casting Ground

Banyaknya kolam dan jenis spesies ikan yang ada di Rawakalong Casting Ground membuat tempat ini menjadi tujuan utama para castinger atau penggiat Fly Fishing. Sebut saja ikan se-langka ( Di Jakarta yaa) Toman, Gabus, Aligator, Bawal, Lele Jumbo dan Patin Super dilepas bebas dalam jumlah yang cukup banyak. Memancing di RCG memang umumnya menggunakan teknik casting dan fly fishing, tapi bukan berarti tidak boleh menggunakan umpan pelet, pemilik kolam membolehkan tapi dalam jumlah yang dibatasi dan khususnya hanya di kolam patin/bawal.

Suasana Mancing Di RCG

Saya sudah berulang kali datang ke RCG. Kali kesempatan pertama saya memancing bersama kawan saya, Rio (dari Rio juga saya tau RCG) saya langsung diserbu oleh banyaknya strike ikan patin dan bawal ukuran Galatama (minimal 3kg'an). Kedatangan kedua, ketiga dan keempat sampai yang terakhir sebelum saya pindah domisili ke Surabaya, saya masih juga tidak bosan memancing di RCG. Meskipun saya tidak pernah beruntung kalau menggunakan teknik casting, tapi saya selalu puas 'melatih' skill saya dengan bertanding melawan penghuni kolam RCG hanya berbekal set light tackle (rod 8-17lbs dan reel 3000).

Uniknya, ketika saya datang sendirian ke RCG, saya serasa mendapatkan keberuntungan saya sendiri dengan berhasil strike lele Jumbo (yang biasanya jarang saya strike lele) dan patin Albino. Tarikan ikan di RCG memang liar-liar, mungkin karena ukuran kolam yang cukup luas dan kedalaman kolam yang cukup dalam memungkinkan ikan melawan dengan galak. Bawal ukuran 1kg'an yang belum lama dimasukkan oleh Om Balang sang empunya RCG pun bisa-bisa memberikan perlawanan yang gesit. Joran lentur saya dibuat getar cetar membahana kesana kemari ditarik bawal rame disitu.

Strike Lele Jumbo


Strike Patin Albino

Peraturan yang diterapkan di Rawakalong Casting Ground hampir sama seperti umumnya kolam CnR, yaitu harus menggunakan barbless hook alias marit kail harus ditumpulkan, gunanya biar release kailnya gampang dan ikan tidak luka terlalu parah. Lainnya lagi tidak boleh menggunakan Deho, pelet 781 saja sudah cukup untuk mendapatkan strike rate yang banyak, karena penggunaan Deho bisa menyebabkan ikan-ikan di RCG akan menjadi 'pemilih makanan',,repot nanti jadinya kalau ikan susah makan. Lainnya lagi, yah kita cukup membayar tiket CnR sebesar 100rb dengan durasi waktu tidak terbatas / seharian,, umumnya yang datang untuk casting toman/gabus sudah dipersilahkan masuk bisa dari jam 5, tapi dengan ketentuan janjian dulu dengan om Balang-nya. Kalau waktu tutupnya, yah kalau sudah gelap harus usai sesi mancingnya, maklum, ga ada lampu malemnya! hehehehe

Kolam Casting dan CnR Rawakalong Casting Ground

All around mancing d Rawakalong Casting Ground menjadi momen tidak terlupakan bagi saya pribadi. Disanalah saya bisa memancing sepuasnya dengan strike ikan sepuasnya juga. Untuk yang penasaran seperti apa suasana strikenya, bisa lihat di Video yang sudah saya dan teman saya unggah di youtube.

http://www.youtube.com/watch?v=oEee44D19Kg
dan
http://www.youtube.com/watch?v=IcGVK59YD4E



Puas Strike Patin

Sesi mancing sama temen kantor di RCG

Mancing RCG Mantaaaappp

Mancing Patin,, Mantaaapp

Patin lagi

Suasana Mancing di RCG

Mancing DI rcg

Puasnya Casting dan Catch and Release Ikan Predator

Masih tetap berkutat dengan hobby mancing saya yang sudah mulai bosan dengan membawa pulang ikan kerumah, saya putuskan untuk mencari spot mancing yang menggunakan sistem catch and release. Dan berbekal ajakan dari seorang teman yang cukup pengalaman mancing casting, saya minggu kemarin mancing ikan-ikan predator di sebuah kolam casting khusus cnr di daerah Tangerang Selatan.

Casting ikan predator

Kolam yang bernama kolam matahari itu memiliki dua kolam besar, yang pertama adalah kolam khusus galatama bawal dan yang satunya lagi kolam yang diisi ikan-ikan predator seperti aligator, bawal super, toman, gabus dan arwana. Kolam yang kedua itulah yang saya dan teman saya berniat untuk di casting.

Tackle set disiapin dan langsung keluarin kodok-kodok'an, teman saya juga langsung set minnow kesayangannya buat gangguin para ikan predator. Baru sekali dua kali lempar dan tarik, rio teman saya sudah strike, jorannya langsung melengkung dan 'PLASSSHH' seekor bawal besar lompat memaksa melepas single hook yang menusuk bibirnya. Angkat dan jepit pakai lip gripper, Rio sukses strike lebih awal. Sedangkan saya? masih asik main kodok'an,, hahahaha

Strike bawal super
Casting ikan predator / Aligator

Aligator hasil casting dan catch and release

 Ga berapa lama Rio strike lagi, kali ini seekor Aligator besar, Wowww, mantapsss,, saya cuma bisa cengo' liatnya, ngiri masbroooo,, belum strike juga nihh. Aligator naik, rupanya hook nusuk sempurna dibagian moncong Aligator bagian terdalam. Foto-foto sebentar, Aligator dibawa pengurus kolam casting untuk diceburkan ke kolam lainnya karena Aligator memang kebetulan mau dipisahkan biar ikan toman tidak habis diganggu oleh Aligator. Wah klo begitu ceritanya berarti kita berdua seperti freelancer pindahin ikan Aligator,, hahaha

Casting ikan Aligator
Akhirnya saat yang ditunggu dateng juga buat saya, STRIKE!! tarik-tarik ternyata saya strike ikan bawal berukuran lumayan besar. Mantapsss,,  berkat strike pertama akhirnya strike susulan saya bisa raih dengan menarik ikan Aligator juga,,perlawanannya lumayan hebat,, puasss,,
Strike pertama bawal

Berhubung cuaca sudah agak mendung dan jam sudah menunjukkan jam 5 sore, akhirnya kita putuskan untuk menyudahi sesi mancing casting dengan rasa puas. Namun masih ada hutang yang tersisa, karena saya belum berhasil strike ikan toman. Sempat sekali narik, tapi ketika sudah dekat malah mocel atau lepas.

Anglers : Saya sendiri dan Rio kawan mancing saya sekaligus yang ngajarin saya casting
Nama tempat : Kolam Matahari
Sistem : Catch and release, single hook (treble hook dilarang), casting,,
Tiket : 50rb sepuasnya, tidak ada batasan waktu,, sekuatnyaaa
Total raihan : Bawal super up to 1kg-2kg ga kehitung, Aligator 2 ekor, Toman, Arwana mocel
Umpan/bait : Minnow, froggy, konceran boleh kalau casting ga dapet-dapet (tapi dibatesin)








Mancing Catch and Release di Godong Ijo

Beberapa waktu yang lalu saya cuti kerja selama seminggu, tidak ada rencana apapun karena cuti tersebut dipaksakan ambil karena sudah mau berganti tahun dan bila tidak diambil akan hangus. Keputusan bulat, liburan dadakan ini mau dipakai mancing sampai puas!! hehehhee

Setelah dengan pertimbangan cuma punya waktu 5-6 jam (karena saya harus antar-jemput 'pacar') jadilah ketemu lokasi mancingnya di godong ijo saja (lumayan deket, lumayan jauh, hehehe) sekalian pengen nyobain tarikan ikan jengis khan yg katanya guede poooll disana (kali-kali aja kecantol).

Pagi itu sehabis antar 'pacar' kekantor, saya sempatkan ke jatinegara untuk persiapan live bait nanti, saya beli jangkrik dan anak ikan mas. Habis itu langsung berangkat deh, sampai di godong ijo sudah jam setengah satu,,tumben perjalanan dari lebak bulus sampai spot/cinangka rada mulus lancar,,jadi total waktu tempuh naik motor cuma 1 jam (berangkat jam 11).
Pemancingan catch and release Godong Ijo

Sampai di lokasi langsung daftar main tarikan atau istilah kerennya catch and release, tetapi karena lihat selisih main jackpot cuma 50rb jadilah sekalian saya main jackpot. Oke deh, set joran lucu punya saya, tusuk jangkrik, set main dasaran/tanpa pelampung, selang 5 menit..10 menit.. umpan live bait tidak ada sambutan, sementara disebelah saya sudah berhasil strike ikan mekong catfish / lele seberat 3-5kg'an sebanyak 2 kali. Hmm, salah umpan nih saya.. akhirnya saya tanya ke tempat daftar yg juga jualan pelet,dll,, ternyata rata" umpannya pake pelet,,dicampur sm tuna/sarden,, klo live bait disamber tapi lama,. Yasudah saya beli deh peletnya yang seharga 36ribu dapet setengah baskom udah sama tuna-nya sekaleng sedang.

Singkat cerita, saya tidak perlu menunggu lama untuk strike pertama saya yang ternyata adalah ikan patin berukuran 1kg'an. Wow, sensasi narik patin pertama saya itu terasa cukup seru. Umpan di set lagi dan lempar lebih ke tengah, 15 menit kemudian kembali disambar oleh ikan yang terasa agak berat. Dari tarikannya terasa bukan patin seperti yang tadi, tetapi berat, ternyata sebuah ikan lele besar berukuran 5kg up berhasil saya stike. Wow, kembali puas dengan hasil tarikan saya, langsung buat saya nagih untuk strike kembali.
Strike Mekong Catfish / Lele Jumbo
Sampai pada akhirnya tiba sebuah momen reel saya berderit keras ditarik sebuah ikan yang sangat besar. Spool reel saya sudah di stel drag cukup maksimal dibuat teriak menjerit. Joran melengkung indah kesana kemari dibawa sang ikan. Rasa penasaran bercampur kaget luruh dalam pikiran saya, ikan apa ini!? Karena tidak sabaran reel terus dibuat mengulur, saya putuskan untuk memutar 1/4 drag, yang ternyata sebuah keputusan yang salah. Benang terputus langsung ditarik sang ikan misterius. Pemancing disebelah saya bilang kemungkinan besar itu adalah ikan jengis khan. Hmm, masa' iya?? iya saja lah, mungkin saja benar, karena tarikannya sangat" menggila.

Dengan berakhirnya waktu empat jam saya, sesi memancing saya sudahi dengan rasa puas menarik ikan-ikan berukuran cukup besar (bagi saya), dan memancing di kolam pemancingan Godong Ijo sukses membuat saya tambah penasaran untuk kesana lagi lain waktu. Let see..