Showing posts with label Fishing Pond. Show all posts
Showing posts with label Fishing Pond. Show all posts

Cerita Mancing Lagi : Fun Fishing di Kolam Pancing Tiga Putra

Beberapa waktu ini rupanya hasrat mancing saya sedang mereda, terbukti hanya sedikit ritual mancing yang di lakoni. Namun belum lama ini saya berkesempatan mancing bersama-sama teman komunitas Kaskus Fishing Community. Bertempat di kolam pancing Tiga Putra didaerah Sidoarjo, acara yang sudah direncanakan sebelumnya ini adalah hajat salah seorang kawan kita yang baru saja menyudahi masa studinya.

Perkumpulan dimulai di samping Maspion II jam 06.00 pagi, tampil beberapa personil sudah hadir duluan. Tidak berapa lama personil sudah lengkap dan gerimis yang ditunggu sudah reda, langsung kami berangkat ke lokasi kolam pancing Tiga Putra dan sampai disana sekitar jam setengah 8. Tidak perlu menunggu lama, kami langsung sibuk nyetel dan nyekel tackle.

Kelar persiapan tackle, kami langsung buyar ke spot tujuan masing-masing, ada yang jajal peruntungan di kolam gurami, bawal, dan sebagian langsung menuju kolam nila. Sutrek diawali beberapa kawan dengan casting bawal, dan saya sendiri juga sutrek bawal pakai flies pattern worm hasil pemberian teman (belum bisa bikin). Sedangkan di kolam nila mulai landed dengan perolehan dari aksi tenkara KW10 heroes, kontan kawan lainnya merapat untuk ikut menyiduk nila. Satu-persatu joran di parkir dengan rapi, aksi pecut flies sendal pun mulai ramai, saling silang sana sini.
Lagi sutrek bawal pacu dengan tackle fly
Ini dia bawalnya
Parkir joran
Makin siang, angin makin banter, tapi tidak menggoyahkan kami untuk mendulang strike. Di sisi kolam gurami, ada salah seorang kawan yang berhasil strike gurami dan mengajak beberapa kawan lainnya menggalau. Gurami mulai landed, alhasil korang bertambah satu lagi. Total sudah ada 3 korang yang nyaris penuh, hasil cidukan di kolam bawal, nila dan gurami.

Balik ke kolam nila, ternyata guru mancing fly saya sukses strike babon tombro merah. Aksi rod fly yg ereksi karuan membuat kawan-kawan yang lain serasa anti klimaks non orgasm. Kontan joran kembali parkir di arena nila demi mengulangi kesuksesan strike ikan tombro yang terpancing dengan pelet flies.

Yang punya hajat

Ini dia perolehannya
Ketika jam sudah menunjukkan jam 11 dan gerimis mulai turun kami pun balik badan angkat kaki menuju saung untuk berkumpul. Korang dikumpulkan dan sukses menimbang sekitar 9Kg ikan beragam jenis. Sembari nunggu pesanan olahan ikan dan minuman datang, kami mengobrol ngalor-ngidul tentang teknik mancing. Masakan datang, tidak pakai aba-aba langsung adegan santap-santapan.

Kelar makan kami langsung beberes tackle, bersiap-siap untuk kembali pulang. Tidak lupa mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada kawan kami, Ari Sapi yang sudah memsubsidi acara mancing bareng ini sehingga dapat menambah cerita mancing saya yang baru.


Lagi nusbol patin,, mantap!!
Mantap gan!! ane sutrek gurami :D

Landed Gurami

Beberapa tackle kawan-kawan

Daftar Info Kolam Pancing di Surabaya

Tak terasa 8 bulan sudah saya tinggal di Surabaya, selama itu pula saya cukup sering berkeliling mencoba kolam-kolam pancing di sekitaran Surabaya. Kebanyakan informasinya saya dapatkan dari google search, teman kerja, dan tanya langsung ke local angler. Namun ternyata tidak segampang itu untuk menemukan kolam pancing tsb, apalagi informasi dari internet kebanyakan sudah tidak update dan ketika saya sambangi ternyata kolam pancingnya sudah tutup.


Nah, karena saya tahu benar bagaimana cukup sulitnya mencari info kolam pancing, maka dari itu saya mencoba membuat posting mengenai kolam pancing di Surabaya. Semoga teman-teman penghobi mancing khususnya mancing di kolam pancing / empang dapat segera menemukan lokasi mancing yang tepat dan terdekat dari daerahnya masing-masing, ataupun pendatang atau tamu dari luar kota Surabaya bisa mempunyai gambaran kolam pancing yang ada di Surabaya. Mulai dari yang dekat daerah rumah saya dulu ya,,

1. Kolam Pemancingan Kotabaru Driyorejo
    Jenis ikan : Tombro, Patin, Jaer, bawal
    Sistem : Harian, tiket 40rb/day
    Lokasi : Jalan raya Petiken, gerbang masuk Perum Kota Baru Driyorejo
    Note : Pelepasan ikan pada saat pemancing baru datang. Agak susah mancing disini, butuh kesabaran khusus. Ikan kumpulnya ngeblok agak ke pinggir kolam.

2. Kolam Pemancingan Poetri Koneng, Sumur Welut
    Jenis Ikan : Tombro, bawal, jaer, nila, gurame
    Sistem : Kiloan
    Lokasi : Jalan Sumur welut, di pinggir jalan pas tikungan jalan seperti letter S
    Note : Stok ikan berlimpah. Ikan makannya cukup rakus, asalkan pas umpannya pasti dapat. Umpan biasanya pakai pelet. Ada saung kecil/sederhananya juga untuk makan dan terima olah ikan (bakar). Ini tempat favorit saya karena meskipun kolam kiloan tapi ada tantangan disini dimana ikan tidak gampang dipancing.

3. Kolam Pancing Kontak Tani
    Jenis ikan : Lele (galatama), tombro, lele, jaer, nila
    Sistem : Galatama (lele) jadwal Senin, Rabu, Sabtu mulai jam 21.00 s/d 02.00 tiket 20rb/sesi, 1 sesi = 1 jam, minimal ikut 2 sesi.
    Lokasi : Jalan Kutisari. masuknya dari seberang ATM CIMB Niaga ada jalan masuk/jembatan. lurus terus pas kelokan ke kiri ada di sebelah kanan, belakang warung.
     Note : kolam pancing ini tempat favorit saya ikut lomba lele krn ikannya besar-besar 2-5kg. Suasananya sangat kekeluargaan dan santai, penyiar lombanya lucu dan suka ngeguyu (becanda) dan setel lagu nonstop. Kolam harian cukup banyak ikannya, pelepasan tiap hari Minggu (tiket 30rb, kalau hari biasa tiket 20rb).

4. Kolam Pancing Makariya Binangun
    Jenis ikan : Lele
    Sistem : Lomba, galatama, harian
    Lokasi : Dari perumahan makariya lewatin kolong jalan tol, belok kanan jalanan yang ga diaspal, kolam ada disebelah kiri.
    Note : Jadwal lomba Selasa, Jumat, Minggu tiket 50rb/2 sesi (2 jam) dilanjutkan dengan galatama tiket 25rb/sesi (1 jam), ikan boleh dibawa pulang. Harian 15rb 1 stick, 20rb 2 stick. Paling ramai kalau hari sabtu, pelepasan ikan bisa lebih dari 2x. Ikan makannya dari habis subuh sampai jam 8-9 pagi. Habis itu sepi.

5. Kolam Pancing Alami
    Jenis ikan : lele, tombro, patin, nila, jaer, bawal
    Sistem : kiloan
    Lokasi : Pertigaan kertajaya belok ke arah Mal Galaxy, lurus terus sampe lewat Unair, lurus lagi sampe lewat pom bensin di seberang kanan Jalan.
    Note : kolamnya ada banyak, dibedakan menurut jenis ikan didalamnya. Kondisi pemancingan sepertinya agak minim fasilitas, tetapi kalau cari kolam kiloan yang murah di tengah kota yah bolehlah kesini. Saya seringnya mancing lele, lelenya besar bisa sekilo isi 2.

6. Kolam Pancing Tengger Jaya
    Jenis ikan : Tombro, bawal, patin, lele, nila, jaer
    Sistem : Kiloan
    Lokasi : Jalan Tengger, dekat kolam Galatama Patin Mitra Bahari, lurus terus sekitar 2 gang dari kolam Mitra Bahari ada plang Kolam pancing Tengger Jaya, masuk kedalam beberapa meter.
    Note : Ini salah satu kolam favorit saya untuk mendulang strike. Selain harga kiloannya yang murah, kolam ini tarikan ikannya ganas-ganas. Apalagi kolam lelenya, dijamin ga boncos, wong akeh iwak'e. Disini ga jual umpan, jadi umpannya bawa dari luar, umpan yang cepet disambar umpan cacing. Pemilik kolamnya yang kakek-kakek rada jutek. Kolam ini termasuk kolam kejujuran, maklum yang jaganya ga ada, tapi percayalah, kalau anda tidak jujur (dengan melepas ikan kembali ke kolam) maka suatu hari nanti perbuatan anda akan ketahuan.

7. Kolam Pancing Taman Pakal
    Jenis Ikan : Tombro, Nila
    Sistem : Kiloan, Lomba
    Lokasi : Jalan raya benowo
    Note : saya belum pernah mancing kesini, tetapi saya sempat melihat-lihat. Kolamnya luas, ada atapnya dari anyaman, tempat duduk pemancing bukan semen/tanah tapi gantung diatas air beralaskan anyaman (khas kolam pemancingan pinggir kota surabaya). Ada kolam galatama tombro-nya, tapi jadwal lomba malam dan saya tidak tahu.

8. Kolam Pancing sekitar Kalang Anyar, Sedati
    Jenis ikan : Bandeng, cukil / barramundi, patin
    Sistem : Kiloan, harga kiloan berbeda tiap kategori bobot ikan, semisal ikan bobot dibawah 1kg sekilonya 30rb. ikan diatas 1kg perkilonya 40rb. harga bandeng cukup sering berubah-ubah tapi pada dasarnya hampir semua kolam pancing di sekitar kalang anyar, sedati, harga kiloannya sama, hanya beda kenyamanan saja.
     Lokasi : dekat dengan daerah bandara Juanda, sekitar 10 menit.
     Note : kondisi lokasi sangat panas di siang hari, disarankan memancing mulai dari pagi hari (jam 7) selesai di jam makan siang biar sekaligus hasil tangkapan bandeng bisa dibakar dan dimakan. Umpan bisa beli di kolam, umpannya cenil atau otok-otok. rangkaian bandeng timah pemberat dibawah dengan pakai kail berderet 3 ukuran kail seperti utk tombro ukuran sekilo kebawah.

9. Kolam Pancing Bosem Wonorejo, Kolam Pancing Pak Salam
    Jenis ikan : bandeng, cukil/barramundi, tombro, nila
    Sistem : Kiloan, nyaris sama seperti kolam di sekitar kalang anyar, sedati
    Lokasi : Tempat wisata Mangrove, Wonorejo
    Note : Kondisi kolam sekitar Wonorejo lumayan lengkap fasilitasnya, lebih rapih. Ikan lebih variasi. Untuk di olah ditempat kemungkinan jarang bisa, apalagi kalau hari biasa. Jadi disini memang biasanya khusus untuk mancing ikan dibawa pulang saja.

10. Kolam Pancing Kusuma Tirta
      Jenis Ikan : Patin, Nila, Tombro
      Sistem : Kiloan
      Lokasi : Ds. Kedung Peluk, Candi. Rute paling gampang lewat lingkar luar timur Sidoarjo.
      Note : Cocok buat berlibur bersama keluarga. Kolam pancingnya model restoran, bisa makan plus santai mancing di pinggir kolam karena ada saungnya. Suasananya juga teduh, nyaman. Saran buat yang mau olah hasil pancingan, sebelum jam makan siang biar antrinya ga lama. Makanan dan olahannya mantap, maknyus klo kata pak Bondan, hehehe. Oh iya, alat pancing dan umpan bisa sewa/beli disini.

11. Kolam Pancing di sekitar Candi / Cemandi.
       Jenis ikan : tombro, bawal, nila, patin, gurame
       Sistem : ada yang kiloan, ada yang harian
       Lokasi : Candi
       Note : banyak banget kolam pemancingan di sekitar sini, biasanya ramai pas hari Libur, pengunjungnya ramai, ikannya juga ramai. Silahkan disusurin aja jalan di sekitar Candi sampai ke kedung peluk, dan dipilih kolam-kolamnya. Di pinggir jalan juga banyak yang jual umpan mancing dan perlengkapan mancing.

12. Kolam Pancing Delta Fishing
      Jenis ikan : Tombro, Patin, nila, gurame, bawal, mujaer
      Sistem : kiloan, bisa olah hasi mancing
      Lokasi : Candi
      Note : Orang surabaya/sidoarjo kl ditanya pasti semua pada tau nih kolam. Nih kolam rame banget klo hari libur, ada tempat permainan buat anak kecilnya juga, tapi dijamin rada sumpek. Kalau anda orang yang ga terlalu seneng keramaian, yah disarankan coba cari kolam yg lebih sepi. Fasilitas lengkap, toilet, tempat makan, jajan, sewa alat pancing, umpan. Kolamnya juga udah di semen, jadi ga ada itu istilah becek-becekan karena kena tanah.

13. Kolam Pancing di sekitar Kepatihan, Benowo
      Jenis ikan : Bawal, Nila, Tombro
     Lokasi : Deket pabrik mebel, kepatihan, pinggir jalan raya
     Sistem : kiloan, harian
     Note : lumayan ganas bawalnya, bisa di casting. Kalau mau yang mancing harian juga enak, bisa ngadem dibawah pohon.

14. Kolam Pancing Monstero Pond
      Jenis Ikan : Bawal, patin, lele, nila, mujaer, Aligator, Red Tail Catfish (RTC), Cukil, Toman/Gabus
      Sistem : Kiloan (patin, nila), Catch n Release (Bawal, patin, lele, nila, mujaer, Aligator, Red Tail Catfish (RTC), Cukil, Toman/Gabus), tarif Cnr : hari biasa 85rb/4 jam, 100rb/full day. Weekend 150rb/full day, 100rb/4 jam. Paket RTC 50rb (hari biasa), 70rb (weekend) mulai dari jam 3 sore keatas (biasanya buat yang nargetin mancing RTC).. Oh iya, tarif tsb untuk 1 stick.
      Note : Fasilitas lumayan lengkap, kiloan lumayan murah. Ada restonya, tapi ga bisa ngolah hasil pancingan. Caddy lumayan sigap. Umpan bisa dibeli disini. tidak boleh pakai essence (kiloan, cnr), pakai umpan daging ayam/ikan buat target aligator/bawal/toman, umpan pelet (bawal), cacing (bawal, lele, RTC). Saran saya, bawa 2 stick, tapi kalau paket cnr-nya utk 1 stick, 1 sticknya utk cadangan, jadi pas misal ikan baru aja landed, kan ribet tuh lepasin kail atau benangnya nyangkut di serokan, bisa langsung lempar umpan lagi pakai stik cadangan tadi itu.

15. Kolam Pancing Juanda Fishing
      Jenis ikan : Tombro, nila, patin
      Sistem : Kiloan
      Lokasi : Juanda, dekat dari bandara juanda
      Noted : fasilitas lumayan lengkap, ada restonya. Harga kiloan lumayan mahal, tapi terbayar lah oleh kenyamanan dan fasilitasnya. Cocok untuk liburan bersama keluarga.

16. Kolam Pancing Galatama Patin Mitra Bahari
      Jenis Ikan : Patin
      Sistem : Lomba (per 3 jam), Galatama (habis lomba dilanjutkan galatama, biasanya 1 jam)
      Lokasi : Tengger-Benowo
      Note : Baru beberapa kali nyoba ikutan mancing lomba disini, lapaknya banyak, suasana lomba ramai sekali, ikan induknya dahsyat besarnya sampai 15kg'an. Ikan ramenya diatas 5kg. Umpan biasanya pelet bom dan sagu/ongol"/aci + essen. Minimal pakai piranti reel 3000, benang PE2 / mono diameter 0.28 dan joran yang kaku biar ga sering minta maaf sama lapak tetangga. Kalau umpannya pas / jalan, dijamin bakalan fitness di kolam ini.

17. Kolam Pancing Lomba Pak Sur / Kolam Surya Jaya
     Jenis : Tombro
     Sistem : Lomba, Galatama
     Lokasi : Bypass Krian
     Note : belum pernah nyoba mancing disini, baru lihat-lihat aja, tapi rame, lapak sering full.

18. Kolam Pancing Jambangan
     Jenis : Tombro
     Sistem : Lomba, Galatama , dulu ada kolam hariannya diisi lele, tombro, tapi ga tau lagi sekarang masih ada atau ngga
     Lokasi : Jambangan, dari flyover jambangan ambil yang belok ke kanan, kolam di pinggir jalan depannya gerbang besar.
    Note : belum pernah mancing disini, baru lihat-lihat aja. Lapaknya banyak, rame. Ikan induknya terbilang besar, ikan ramenya juga besar-besar.

Mungkin segitu dulu ya, nanti kalau ada tambahan lagi baru saya update. Atau mungkin ada yang berkenan menambahkan, silahkan isi di kolom komentar, nanti saya tambahkan ke artikel ini. Kalau ada update'an terbaru juga boleh dimasukkan dalam kolom komentar. Isi artikel atau daftar kolam pancing di Surabaya ini saya buat berdasarkan pengalaman / penglihatan saya sendiri. Mungkin ada versi lainnya dari pembaca sekalian. Matursuwun..

Mancing dan Makan di Kolam Pancing Kusuma Tirta

Beberapa waktu lalu saya baru saja menyambangi Kolam Pancing dan Resto Kusuma Tirta Minapolitan di daerah dusun Kedung Peluk, Candi-Sidoarjo. Sesuai namanya, Kusuma Tirta ini mempunyai fasilitas pemancingan dan restoran sekaligus. Sekilas konsepnya mirip dengan kolam pemancingan yang sudah lebih dulu terkenal seantero kota Surabaya-Sidoarjo yaitu Delta Fishing, tetapi Kusuma Tirta mempunyai kelebihan yaitu kolam pancing yang sangat luas.

Kolam Pancing Kusuma Tirta
Awalnya saya berniat membuat acara halal-bihalal sekaligus mancing bareng teman-teman komunitas Kaskus Fishing Community (KFC) Reg. Surabaya tempat saya baru saja bergabung. Karena suatu hal akhirnya kali pertama ke Kusuma Tirta itu dijadikan sesi mancing survey saja.

Memasuki lokasi, saya diminta tiket masuk sebesar 4ribu rupiah sekaligus untuk tiket parkir motor. Sambil menuju parkiran, terlihat jelas di sebelah kanan dan seberang saya deretan kolam-kolam berukuran cukup luas dengan bangunan restoran di poros tengahnya. Tidak mau buang waktu karena saya datang paling belakangan akhirnya saya cari 2 rekan saya yang sudah mulai mancing lebih dulu dengan teknik fly fishing. 

Singkat cerita kami bertiga memancing dengan senjata andalannya masing-masing, saya dengan tegeg sedangkan 2 rekan saya dengan rod fly yang sudah beralih fungsi menjadi tegeg. Beruntung saya membawa sedikit bekal pelet, karena rupanya ikan nila yang kami pancing sulit didapat dengan umpan buatan (flies) ataupun cacing. Tidak perlu lama untuk mengumpulkan ikan kedalam korang, sampai akhirnya kami putuskan untuk berpindah ke kolam lainnya yang berisi ikan patin.


Sambil menunggu strike ikan patin, hasil pancingan kami di kolam nila diberikan ke restoran untuk diolah. Hanya dengan 20rb rupiah per KG-nya, ikan hasil pancingan kami diolah bumbu ikan bakar dan asam manis. Oh iya, sebelumnya ikannya ditimbang dulu. Cukup lama menunggu masakan datang, akhirnya yang ditunggu datang juga : Nila Bakar dan Asam Manis. Lumayan rasanya, terasa segar dan 'ga' pelit bumbu, hehehe. 

Kelar makan dan kekenyangan, akhirnya kami putuskan menyudahi sesi mancing hari itu. Overall memancing di Kolam Pancing Kusuma Tirta Minapolitan sangat menyenangkan, selain karena kolamnya yang luas dan ikannya yang ganas, tenyata masakan/olahannya pun terasa enak & nikmat.

Back To The Strikes at Monstero Pond

Sesuai judul diatas, posting saya kali ini cerita mancing di kolam CnR Monstero Pond yang sudah ramai dengan strike. Sebelumnya saya dulu pernah mengalami 'illfeel' untuk memancing di Monstero Pond karena strike rate yang sangat rendah, tapi sekarang ternyata Monstero Pond sudah mulai seru buat dijadikan destinasi mancing dengan target ikan-ikan besar.

Diawali dengan info dari beberapa teman yang bercerita bahwa kolam CnR Monstero Pond ditutup selama kurang lebih 2 bulan untuk renovasi dan perbaikan-setting ulang kolam, akhirnya beberapa waktu lalu saya putuskan untuk mencoba mancing lagi di Monstero Pond. Sesampainya di lokasi langsung daftar dan bertemu pengurus kolam yang nampak ramah melayani dan mengajak ngobrol kita para pemancing.

Memilih saung agak pojok, saya mulai dengan mancing dasaran tanpa timbal/timah plus satu kail barbles. Sengaja dasaran dulu karena saya sembari menyiapkan piranti baitcasting yang baru saja miliki. Tidak seberapa lama kenur sudah mengencang dan STRIKE!

seekor bawal yang menyambar umpan daging ayam fillet. Dalam tempo 10 menit tackle spinning dengan set dasaran saya sudah disambar 2 ekor bawal, dan ketika saya putuskan untuk memulai casting dengan BC ternyata masih diberi hadiah strike seekor ikan aligator atau sepatula. Lumayan tarikannya, meski sepatula-nya agak pasrah, hehehhee.

 

Dengan set lure yang baru saya punyai seperti lure Yozuri L-Minnow, Rapala Ultra Light Crank, Rapala Rattlin 4cm, Bugeye, saya mulai casting dan belum berasa sambaran satupun, hanya beberapa senggolan lure pada badan ikan. Memang sebenarnya saya sudah tahu bahwa di Monstero Pond ikannya rada susah untuk di casting, tapi justru itulah tantangannya, sekaligus saya berlatih membangun mental casting saya.

Sembari memutari kolam, berganti lure, tak terasa 3 1/2 jam sudah saya casting. Strike hanya sekali pada permukaan air yang nampaknya adalah ikan Sepatula yang menyambar lure saya, sayang sekali akhirnya terlepas karena hook up tidak pas. Memang seharusnya kalau yang menyambar lure adalah ikan sepatula lure dibiarkan dulu sampai terasa dibawa beberapa saat baru digentak, karena mulut ikan sepatula yang mirip buaya (panjang, rada pipih dan keras) jadi kalau langsung digentak sudah pasti 75% treble hook gagal nyangkut di mulut ikan ini.

Lanjut ke cerita mancing saya, akhirnya saya putuskan mengistirahatkan tangan karena terasa mulai pegal. Lure saya lepaskan dari tackle casting dan saya pasangkan 1 buah kail dengan tanpa timah/pemberat. Pikiran saya saat itu adalah mencoba target ikan Red Tail Catfish (RTC), dengan umpan cacing yang dipasang di kail secara bergerombol. Teknik untung-untungan itu saya coba di spot paling pojok saung, taruh agak ke pinggir kolam dan mengulur kenur agak menjauh ke seberang kolam.

Benar saja hanya ditinggal whatsapp'an sebentar kenur langsung 'ngacir', SYUTTTT,, tarikannya terasa pelan, dalam hati saya yakin ini dia target yang saya cari. Kencangkan drag reel BC, GENTAKKK!!! Yapp STRIKE!!!
Rod baitcasting Nemesis langsung melengkung cantik sementara reel Seahawk Bass Infinity tak kuasa menahan laju ikan. Sedikit-sedikit drag saya kencangkan, karena line yang saya pakai hanya braided rating PE1.5 dengan leader 15lbs.

Fight selama 15 menit akhirnya sang buruan menyerah dan langsung diserok oleh kedi. Wow, benar saja Red Tail Catfish berukuran lumayan yang berhasil landed. Karena tidak ada timbangan, saya kira-kira saja ya, mungkin sekitar 5-6Kg. Foto-foto sebentar, mulut ikan yang bekas tertancap kail disemprot 'obat' habis itu saya release kembali.
Karena masih belum terbiasa strike dengan tackle BC, langsung tangan ini terasa gemetar. Maklum masih awam pakai BC, hehehehe *alesan ;p  Karena jam sudah menunjukkan pukul 17.30, pertanda setengah jam lagi Monstero Pond akan tutup, saya putuskan beberes barang bawaan dan kembali melemparkan umpan bola cacing ke tengah kolam.

Perlengkapan sudah hampir beres dirapihkan, tackle BC saya ambil untuk dibereskan juga, eh ternyata terasa ada ikan yang nyangkut di ujung kail sana. Gentak sedikit, ikan langsung ngebut lari, wah ikan bawal nih. Tarik menarik selama 10 menit, ikan masih kuat aja perlawanannya, sampai akhirnya ekor merah menyembul dari permukaan kolam, Wah RTC lagi!

Agak hati" nyeret ke pinggir kolam, RTC berhasil di serok sama kedi lagi. RTC kedua nih,, mantapsss,,  tarikannya mantap sangat.
Dengan hati puas saya akhirnya pulang, meskipun hasil casting belum strike satupun, tapi strike 2 ekor RTC cukup menghibur hati ini. Thanks to Monstero Pond, semoga next makin lebih baik lagi, ikan-ikannya ditambah lagi dan kolam kecilnya yang di pojok diisikan toman biar bisa dipakai khusus buat casting.

Mancing Autis di Kolam Pancing Tirta Mas (TM) Kediri

Beginilah nasib seorang hobiest baru di dunia perpancingan, tiap akhir pekannya selalu diisi oleh kegiatan mancing. Mau mancing apa aja bebas, yang penting judule mancing, hehehhe. Nah, seperti pada akhir pekan kemarin saya habiskan dengan memancing sendirian seperti orang autis di sebuah kolam pemancingan di kota Kediri, namanya kolam Tirta Mas.

Mancing di Kolam Tirta Mas Kediri

Sistem mancing di kolam ini adalah CNR paket dan Kiloan. Untuk yang paket, kita diperkenankan menarik ikan sebebasnya dalam batas waktu 3 jam dengan biaya Rp.50rb. Sedangkan CNR kiloan kita baru akan membayar ketika mendapatkan ikan kemudian ditimbang, nah,bayarnya sesuai beratnya ikan, semisal ikan patin landed 7kg, berarti kita membayar 4rb x 7kg = 28rb. Seperti itulah. Sekilas kalau main CNR paketan lebih murah, tapi tidak juga, karena kalau paketan hanya diperkenankan 1 stick, sedangkan kalau kiloan bebas, boleh lebih dari stick. Dan kebetulan pada saat saya bertandang kesitu kolam baru saja dikuras, saya berinisiatif untuk kiloan saja karena ditakutkan ikan sedang susah dipancingnya.

Sebenarnya ini kali kedua saya ke TM,hanya saja kali ini bela"in dateng ke kediri sendirian, sambil touring naek motor dan sekalian mampir ke sebuah toko pancing 'online' buat beli joran baru + jig dan aneka rupa biar hemat ongkos kirim.

Tepat jam jam 12 siang saya sampai di Tirta Mas, langsung lapor mancing cnr kiloan dan pesan makan siang. Lihat keadaan kolam sebentar, langsung memutuskan pilih tempat di tengah dan set 2 joran. Saya pakai umpan dulu biar cepet ngerasain strike dan narget strike bawal master. Satu joran pakai umpan sosis+essen daging, satu joran lg pakai pelet. setengah jam ga ada yg nyomot umpan saya, cuma dimainin saja (kedut"an),,pindah ke pojok,,tinggal cuci tangan eh mendadak strike joran yang satu,tp ga lama mocel. Wahh,ikan penglaris saya berhasil kabur. Tidak berapa lama joran yang satu lg strike, tp ga berapa lama tiba-tiba kendor, ternyata putus di leader, emang ga dipakein neklin sih,,curiga saya ikan bawal yang menyambar.

 Karena boncos dengan memakai umpan, saya ganti teknik casting dengan softlure. Saya lempar ke pojok sisi lain tapi dipinggirnya, 3-5x lemparan ternyata strike juga, wah hoki ternyata casting abal"an saya,,hehehe,, ternyata red tail catfish lumayan gede yang landed,, wahh, akhirnya RTC pertama saya berhasil landed.
Strike pertama, Red Tail Catfish
Sekitar jam 3 hujan turun deras. karena gerah (belum strike lagi dan cuaca,hehehe) saya lepas baju, sambil komat-kamit nyuruh ikan makan umpan saya, hehehehe. Akhirnya saya ganti lure, kali ini pakai rapala rattlin, saya incar patin yang sedang asyik boiling di tengah kolam, hahaha, niat jahat saya ternyata berhasil, seekor patin berhasil kena pantatnya dan landed. Lumayan beratnya 5.8Kg. Akhirnya begitu seterusnya teknik saya sampe dapet 3 patin hasil nyangkut di pantat, hahaha

Patin hasil tusuk pantat, hehehe


Rattlin andalan buat incar patin, haahaha

Capek casting, saya ganti lagi pasang umpan di joran baru + reel baru yg merk-nya samaan (niat saya mau ngetes) ditinggal cuci tangan lagi eh caddy teriak joran kejebur,, sialaaaannn,, gemeteran saya, pucettt,, akhirnya dibantu caddy ngejangkarin tuh joran, dapet juga, eh ternyata ikan msh nyangkut,, karena kesel, langsung saya betot kenceng aje tuh ikan (sekalian ngetes reel + joran PE3 ) ga pake lama ikan minggir,, keplak dikit kepalanya krn udah bikin joran+reel baru saya kejebur.

Jam 5 hujan berhenti, beres", langsung pulang,, hati seneng, tangan pun pegel. All around sesi mancing autis saya di kolam Tirta Mas Kediri cukup menyenangkan, dan berakhir dengan strike 5 ikan ukuran cukup besar.

Ini nih yang bikin kejebur reel dan rod saya
 Note : saya ga berhasil strike bawal, krn bawal yg dibawah 5kg nya di karantina,,sisa bawal master tp sulitnya minta ampun tuh bawal dibujuk makan,,dicasting jg susah,,

The Westlake Resto, Bisa Makan Enak dan Mancing Banyak!!

Saya sangat amat bersyukur pekerjaan yang saya lakoni bisa menambah daftar cerita mancing saya di kota-kota lain seperti di Jogjakarta beberapa waktu yang lalu. Perjalanan dinas saya saat itu sudah saya rencanakan dengan mengunjungi sebuah tempat pemancingan CnR bernama kolam Tirto Raharjo.

Tirto Rahajo merupakan salah satu destinasi mancing yang seru di kota Pelajar. Kolam yang dikenal dengan ikan Bawal ukuran raksasa itu mempunyai 2 sistem mancing, yaitu Galatama dan CnR. Namun apa daya ketika sehabis makan siang saya kelokasi kolam pancing Tirto Raharjo, sedang tidak ada jadwal untuk mancing CnR. Sial memang, tapi berkat info petugas kolam Tirto Raharjo, saya mendapatkan satu tempat mancing yang tidak kalah asyiknya, yaitu The Westlake Resto.

Saya pada saat itu langsung bergegas menuju The Westlake Resto, sesampainya disana ternyata The Westlake Resto pada hari itu adalah pembukaan hari pertama. Suasana The Westlake Resto sangat nyaman, indah, dan posisinya didekat sebuah danau kecil yang disusun sangat apik dengan saung-saung makan dipinggir danau.

The Westlake Resto, Jogjakarta

Beruntung saya mendapatkan saung paling ujung, karena saya senang dengan suasana yang tidak terlalu ramai dan teduh (saung pojok lumayan teduh). Usai memesan satu buah kelapa muda, saya langsung menyiapkan tackle pancing saya. Sejauh mata memandang tidak terlihat ada banyak ikan kecuali deretan ikan nila dipinggir-pinggir kolam. Bermodal pelet mede, saya lemparkan umpan ke tengah kolam dan baru saja umpan tenggelam kenur pancing sudah menegang. STRIKE!! sumpah ini strike pertama saya yang amat cepat, hanya dalam hitungan detik umpan dilemparkan sudah langsung strike.

Strike Bawal di kolam The Westlake Resto

Perlahan saya gulung reel, dan muncul seekor bawal lumayan besar. Wah, bawal rupanya. pelan-pelan saya release, kemudian langsung pasang umpan lagi. Lemparan kedua masih sama seperti yang pertama, masih dalam hitungan detik umpan dilempar saya sudah langsung strike lagi. Ganassss..

Bawal hasil strike di kolam The Westlake Resto

Begitu sampai berkali-kali saya lemparkan umpan selalu strike dengan cepat, dan selalu bawal yang mengembat umpan saya. Sampai akhirnya umpan mede yang saya habis dan saya coba ganti dengan kelapa muda, ternyata masih strike juga. Sepertinya ikan di kolam The Westlake Resto ini memang ganas dan banyak jumlahnya. Sayang sekali saya saat itu tidak membawa lure, sehingga tidak bisa merasakan ganasnya bawal-bawal The Westlake Resto yang ganas. Total saya strike 15 ekor ikan lebih.

Total jendral yang saya keluarkan hanya sebesar 60rb, dan itu hanya untuk membayar makan dan minuman saya saja, sedangkan untuk mancing CnR-nya nol biaya alias GRATISSSS. Keren memang The Westlake Resto, tahu benar bagaimana menyenangkan hati pengunjung yang doyan mancing, hehehhee.






Kolam CnR Rawakalong Casting Ground (RCG)

Pengalaman mancing saya kian bertambah dengan berkunjung ke sebuah lokasi pemancingan yang alami bernama Rawakalong Casting Ground atau biasa disebut RCG. Mengambil lokasi di kawasan terpencil, Gunung Sindur, Rawakalong Casting Ground mengusung konsep mancing casting dan sistem Catch n Release / CnR.

Mancing CnR di Rawakalong Casting Ground

Banyaknya kolam dan jenis spesies ikan yang ada di Rawakalong Casting Ground membuat tempat ini menjadi tujuan utama para castinger atau penggiat Fly Fishing. Sebut saja ikan se-langka ( Di Jakarta yaa) Toman, Gabus, Aligator, Bawal, Lele Jumbo dan Patin Super dilepas bebas dalam jumlah yang cukup banyak. Memancing di RCG memang umumnya menggunakan teknik casting dan fly fishing, tapi bukan berarti tidak boleh menggunakan umpan pelet, pemilik kolam membolehkan tapi dalam jumlah yang dibatasi dan khususnya hanya di kolam patin/bawal.

Suasana Mancing Di RCG

Saya sudah berulang kali datang ke RCG. Kali kesempatan pertama saya memancing bersama kawan saya, Rio (dari Rio juga saya tau RCG) saya langsung diserbu oleh banyaknya strike ikan patin dan bawal ukuran Galatama (minimal 3kg'an). Kedatangan kedua, ketiga dan keempat sampai yang terakhir sebelum saya pindah domisili ke Surabaya, saya masih juga tidak bosan memancing di RCG. Meskipun saya tidak pernah beruntung kalau menggunakan teknik casting, tapi saya selalu puas 'melatih' skill saya dengan bertanding melawan penghuni kolam RCG hanya berbekal set light tackle (rod 8-17lbs dan reel 3000).

Uniknya, ketika saya datang sendirian ke RCG, saya serasa mendapatkan keberuntungan saya sendiri dengan berhasil strike lele Jumbo (yang biasanya jarang saya strike lele) dan patin Albino. Tarikan ikan di RCG memang liar-liar, mungkin karena ukuran kolam yang cukup luas dan kedalaman kolam yang cukup dalam memungkinkan ikan melawan dengan galak. Bawal ukuran 1kg'an yang belum lama dimasukkan oleh Om Balang sang empunya RCG pun bisa-bisa memberikan perlawanan yang gesit. Joran lentur saya dibuat getar cetar membahana kesana kemari ditarik bawal rame disitu.

Strike Lele Jumbo


Strike Patin Albino

Peraturan yang diterapkan di Rawakalong Casting Ground hampir sama seperti umumnya kolam CnR, yaitu harus menggunakan barbless hook alias marit kail harus ditumpulkan, gunanya biar release kailnya gampang dan ikan tidak luka terlalu parah. Lainnya lagi tidak boleh menggunakan Deho, pelet 781 saja sudah cukup untuk mendapatkan strike rate yang banyak, karena penggunaan Deho bisa menyebabkan ikan-ikan di RCG akan menjadi 'pemilih makanan',,repot nanti jadinya kalau ikan susah makan. Lainnya lagi, yah kita cukup membayar tiket CnR sebesar 100rb dengan durasi waktu tidak terbatas / seharian,, umumnya yang datang untuk casting toman/gabus sudah dipersilahkan masuk bisa dari jam 5, tapi dengan ketentuan janjian dulu dengan om Balang-nya. Kalau waktu tutupnya, yah kalau sudah gelap harus usai sesi mancingnya, maklum, ga ada lampu malemnya! hehehehe

Kolam Casting dan CnR Rawakalong Casting Ground

All around mancing d Rawakalong Casting Ground menjadi momen tidak terlupakan bagi saya pribadi. Disanalah saya bisa memancing sepuasnya dengan strike ikan sepuasnya juga. Untuk yang penasaran seperti apa suasana strikenya, bisa lihat di Video yang sudah saya dan teman saya unggah di youtube.

http://www.youtube.com/watch?v=oEee44D19Kg
dan
http://www.youtube.com/watch?v=IcGVK59YD4E



Puas Strike Patin

Sesi mancing sama temen kantor di RCG

Mancing RCG Mantaaaappp

Mancing Patin,, Mantaaapp

Patin lagi

Suasana Mancing di RCG

Mancing DI rcg

Kenyang mancing lele di empang Bang Ucok - Medan Polonia

Kali ini saya mau cerita pengalaman mancing saya sebelumnya di kota Medan. Memang bukan pengalaman mancing yang hebat, karena saya hanya sekedar mancing ikan lele dengan sistem harian di sebuah kolam pemancingan yang sederhana.

Bulan November yang lalu kebetulan saya sedang berada di Medan untuk urusan pekerjaan. Rupanya seminggu tinggal di kota orang, tangan ini sudah gatal mau memegang joran. Malam sepulang kerja niatnya saya mau tidur, lha pas sudah di kamar kok malah ga ngantuk, browsing iseng tempat pemancingan di Medan sekitaran deket hotel saya menginap (di Grand Delta Hotel), ketemulah nama empang lele bang ucok yang katanya bisa harian dan murah.

Langsung niat mancing muncul, diselesaikan lah dengan aksi nekat menuju empang bang ucok di daerah Sari Rejo, tepatnya di Jl. Cempaka gang Warga No.7. Sampai di empang sekitar jam 8an, ketemu langsung sama bang ucok, ngobrol sebentaran tanya tiket/harga mancing plus pinjem joran (dipinjemin gratis, baiknyaaa). Kondisi empang ga terlalu besar, tapi lumayan rapih, kondisi air ga keruh, wah terawat nih empangnya,, terbukti juga ada 5-7 orang'an yang lagi asyik mancing disitu,, wahh,rame nih,,

Bermodal cacing air yang dikasih bang ucok, saya langsung set umpan dan main dasar,, lihat pemancing yg lain belum ada yang narikin,, wahh, kenapa nih,,  ga berapa lama ujan gerimis,, mantapp, ikan lelenya langsung beraksi nongol", lewat sliweran,, banyak banget! langsung cemplunggg,, sambil minum teh anget ga lama langsung strike di pojok tengah empang,, dapet lumayan ukuran sedang,,asyikk, baru pertama kali mancingin lele sudah dikasih strike (sy blm pernah mancing lele).

Pasang umpan lagi, di kumpulan ikan lele yang sliweran, cemplungg,, 5 menit langsung strike lagi,, asyik, udah dapet dua,, yg lainnya masih pada belum dapet tuh,, mulai nengokin saya deh,,  krn ga enak sama yg lain, sy nyalain rokok dlu deh tuh, isep-isep sambil ke lapak pemancing yg lain ngajak ngobrol, eh pada kaget pas mereka tau sy bukan orang Medan,, lebih kaget lg kok saya bisa tau empang bang Ucok. Langsung saya tunjukkin capturean web di hape, wahh, pada girang mereka,, katanya hebat oii bang ucok masuk internet,, hahahahaha
kelar ngobrol dan makan mie, saya lanjutin lagi mancing lelenya, kali ini dibantuin sama lokal angler masang umpannya,, plus dapet ilmu diajarin main atas umpannya karena lele pada nenggak naik ke atas akibat abis turun ujan,,
Dapet lagi strike lele yg ketiga,, disusul lele keempat sampe keenam,, total dapet lele ukuran variasi 7 lele dalam tempo kurang dari 2 jam,, paling gede ukuran 1 kg kurang dikit,,
Mantappp,, puasss,, mancingin lele malem", murah, kenyang, puas strike,, Bang ucoknya jg baek banget,, total keluar duit malem itu buat mancing, minum, makan, cuma 19 ribu,, (tiketnya cm 10rb semaleman,, murah banget!! cocok tuh buat yg niat nyari lauk dan pengen nyobain strike lele, hahaha)
at the least, bisnis trip sy kali ini sangat menyenangkan berkat mancingin lele di empang bang Ucok  :D . Dan sampe sekarang, temen-temen kantor saya yang barengan dinas di Medan pada ga tau klo malem itu saya mancing karena pas saya balik ke hotel mereka belum pada balik,, hehehehe

Omset lele di empang Bang Ucok, medan polonia


Angler : Saya sendirian
Lokasi : Empang Bang Ucok, daerah Sari Rejo-Medan Polonia (Jl. Cempaka gang Warga No.7)
Kondisi empang : terawat, ga terlalu besar-ga terlalu kecil, ikan banyak
Sistem mancing : harian (banyak ikan sisa, tiap selasa-kamis-sabtu, bang ucok nurunin 5kg lele gratis)
Tiket : pagi-siang 10rb/3 jam, malem-pagi 10rb sepuasnya
Jenis ikan : Lele ukuran 1kg 4 ikan, sampe 3kg 1 ikan
Lapak : 15-20 lapak
Umpan : live bait (cacing tanah/aer, anak kecoak, cicak,, semua live bait maen)

foto-foto :
Mancing lele di empang Bang Ucok-Medan Polonia

Omset lele sekeluarga (emak-bapak-anak pertama-anak kedua-keponakan)

Puasnya Casting dan Catch and Release Ikan Predator

Masih tetap berkutat dengan hobby mancing saya yang sudah mulai bosan dengan membawa pulang ikan kerumah, saya putuskan untuk mencari spot mancing yang menggunakan sistem catch and release. Dan berbekal ajakan dari seorang teman yang cukup pengalaman mancing casting, saya minggu kemarin mancing ikan-ikan predator di sebuah kolam casting khusus cnr di daerah Tangerang Selatan.

Casting ikan predator

Kolam yang bernama kolam matahari itu memiliki dua kolam besar, yang pertama adalah kolam khusus galatama bawal dan yang satunya lagi kolam yang diisi ikan-ikan predator seperti aligator, bawal super, toman, gabus dan arwana. Kolam yang kedua itulah yang saya dan teman saya berniat untuk di casting.

Tackle set disiapin dan langsung keluarin kodok-kodok'an, teman saya juga langsung set minnow kesayangannya buat gangguin para ikan predator. Baru sekali dua kali lempar dan tarik, rio teman saya sudah strike, jorannya langsung melengkung dan 'PLASSSHH' seekor bawal besar lompat memaksa melepas single hook yang menusuk bibirnya. Angkat dan jepit pakai lip gripper, Rio sukses strike lebih awal. Sedangkan saya? masih asik main kodok'an,, hahahaha

Strike bawal super
Casting ikan predator / Aligator

Aligator hasil casting dan catch and release

 Ga berapa lama Rio strike lagi, kali ini seekor Aligator besar, Wowww, mantapsss,, saya cuma bisa cengo' liatnya, ngiri masbroooo,, belum strike juga nihh. Aligator naik, rupanya hook nusuk sempurna dibagian moncong Aligator bagian terdalam. Foto-foto sebentar, Aligator dibawa pengurus kolam casting untuk diceburkan ke kolam lainnya karena Aligator memang kebetulan mau dipisahkan biar ikan toman tidak habis diganggu oleh Aligator. Wah klo begitu ceritanya berarti kita berdua seperti freelancer pindahin ikan Aligator,, hahaha

Casting ikan Aligator
Akhirnya saat yang ditunggu dateng juga buat saya, STRIKE!! tarik-tarik ternyata saya strike ikan bawal berukuran lumayan besar. Mantapsss,,  berkat strike pertama akhirnya strike susulan saya bisa raih dengan menarik ikan Aligator juga,,perlawanannya lumayan hebat,, puasss,,
Strike pertama bawal

Berhubung cuaca sudah agak mendung dan jam sudah menunjukkan jam 5 sore, akhirnya kita putuskan untuk menyudahi sesi mancing casting dengan rasa puas. Namun masih ada hutang yang tersisa, karena saya belum berhasil strike ikan toman. Sempat sekali narik, tapi ketika sudah dekat malah mocel atau lepas.

Anglers : Saya sendiri dan Rio kawan mancing saya sekaligus yang ngajarin saya casting
Nama tempat : Kolam Matahari
Sistem : Catch and release, single hook (treble hook dilarang), casting,,
Tiket : 50rb sepuasnya, tidak ada batasan waktu,, sekuatnyaaa
Total raihan : Bawal super up to 1kg-2kg ga kehitung, Aligator 2 ekor, Toman, Arwana mocel
Umpan/bait : Minnow, froggy, konceran boleh kalau casting ga dapet-dapet (tapi dibatesin)